Subulussalam Detik Nasional com. | Proyek Box Culvert yang terletak di dusun Sumber Agung, Kampong Makmur jaya, Kec. Simpang kiri, kota Subulussalam bersumber dari Dana Desa – APBN tahun 2025 menuai sorotan tajam dari warga setempat, diduga dikerjakan Asal-asalan alias Asal Jadi, Senin ( 13/10/2025 )
Warga sekitar yang aktif mengikuti perkembangan jembatan itu dikerjakan meragukan kualitas pekerjaan dan mengkhawatirkan tidak akan tahan lama dan bahkan akan menelan korban karena sebagian material yang digunakan material bekas bongkaran jembatan itu.
Disamping itu, warga juga bertanya – tanya, ” bolehkan dana desa digunakan untuk mengerjakan Inprastruktur yang jadi kewenangan Kab/kita, mengingat letak jembatan yang dikerjakan oleh desa itu merupakan jalan lintas kecamatan”, ujar mereka
Dasar penelusuran media ini dilapangan, ada beberapa item dari proyek tersebut diduga melenceng dari RAPBDes, diantaranya ” pertama, ukuran tapak bawah box tidak sama, di sisi kiri 1 Meter dan sisi kanan hanya 50,7 Cm. Kedua, Pemasangang pondasi tidak di Cor tapi mode susun Batu Padas;
Ketiga, dibagian pembesian, tertera di APBDes perubahan 2025 tercantum ukuran besi 14mm 8 batang, ukuran 12mm, 43 batang, dan ukuran 10mm 20 batang. Dilapangan yang dipasang, besi ukuran 10mm diganti dengan ukuran 8mm untuk behel;

Keempat, diduga besi ukuran 12mm dikurangi jumlahnya karena dilapangan didapati jarak kolom tikar lantai berjarak 20x20cm, dan diujung pembesian tikar tidak dibuat besi melintang;
Kelima, di APBes tercantum biaya penyewaan Molen untuk mengaduk semen selama 5 ( lima ) hari kerja senilai Rp. 1.330.000,- namun dilapangan dikerjakan tidak menggunakan alat tersebut dan dikerjakan manual;
Terakhir, Untuk tanah timbun tercantum di APBDes 55m3, sementara dari pantauan dilapangan media ini bersama – sana dengan warga sekitar ditaksir hanya menghabiskan 15m3 saja”.

Untuk keberimbangan berita ini, pihak media ini belum berhasil mengkonfirmasi Nur Ayis kepala Kampong Makmur jaya sebagai pengguna anggaran untuk dimintai klarifikasi. Kendati demikian, melalui pesan WhatsApp media ini telah berupaya menghubungi sekdes setempat, namun sekdes hanya merespon ” konfirmasi langsung ke Gecik bersangkutan”, ujarnya
Pewarta : ….52132N




























