Polres Aceh Singkil Selidiki Dugaan Kebocoran Limbah PT Nafasindo

SUBULUSSALAM NEWS

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 00:09 WIB

50173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil  — Kepolisian Resor (Polres) Aceh Singkil masih terus mendalami dugaan insiden kebocoran kolam limbah milik PT Nafasindo di Kabupaten Aceh Singkil. Penyelidikan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat, sekaligus untuk memastikan apakah peristiwa tersebut mengandung unsur tindak pidana atau tidak.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., melalui Kepala Seksi Humas, Iptu Eska Agustinus Simangunsong, S.H., menyampaikan bahwa proses penanganan kasus tersebut saat ini masih berada di tahap penyelidikan.

“Sampai saat ini kasus dugaan kebocoran kolam limbah PT Nafasindo masih dalam tahap penyelidikan. Polres telah memeriksa beberapa saksi dari berbagai pihak untuk mengumpulkan informasi awal,” ujar Iptu Eska kepada wartawan, Rabu (1/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, guna melengkapi proses penyelidikan, pihak kepolisian juga akan mendalami hasil uji laboratorium yang telah diterbitkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Singkil. Namun, penafsiran terhadap data ilmiah tersebut memerlukan keterangan dari saksi ahli di bidang lingkungan hidup.

“Hasil uji laboratorium yang dirilis DLH merupakan data teknis. Untuk menindaklanjutinya, kami akan memeriksa saksi ahli karena hanya mereka yang berwenang memberikan interpretasi atas data tersebut. Surat hasil uji tidak bisa berdiri sendiri tanpa pendapat ahli,” jelasnya.

Iptu Eska menegaskan, apabila dalam penyelidikan ditemukan indikasi kuat bahwa peristiwa kebocoran limbah tersebut masuk dalam kategori tindak pidana lingkungan, maka perkara tersebut akan dilanjutkan ke tahap penyidikan.

“Apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana, maka proses akan dilanjutkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun jika tidak ada, penyelidikan akan dihentikan,” ujarnya.

Sebelumnya, dugaan kebocoran kolam limbah PT Nafasindo pada awal September 2025 sempat mengundang reaksi keras dari masyarakat setempat. Aliran Sungai Lae Gombar disebut tercemar akibat limpasan limbah, menyebabkan warga tidak lagi dapat memanfaatkan sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Sejumlah laporan juga menyebutkan terjadi kematian ikan massal serta munculnya bau menyengat di sekitar pemukiman warga.

Kasus ini turut menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat dan organisasi sipil di Aceh Singkil yang mendesak penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan dan transparansi hasil investigasi kepada publik.

Hingga saat ini, PT Nafasindo belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian atas kasus tersebut.

Syahbudin Padank

Berita Terkait

Koalisi Perempuan Indonesia Mengajak Polri Untuk Berubah Menjadi Lebih Baik, Dengan Moment Terbentuknya Tim Reformasi Polri
Tuntutan Jaksa Ditunda, Kuasa Hukum Desak Pembebasan Yakarim Munir
Kapolri Tegas: Wartawan Harus Dilindungi, Kekerasan Terhadap Pers Tak Bisa Ditoleransi
Kuasa Hukum Berintegritas: Zahrul, S.H. Bongkar Kejanggalan Kasus Yakarim Munir Lembong
13 Pasangan Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kluet Utara
Dugaan Perampasan Mobil di Semarang: Pihak Leasing dan Polisi Bungkam, Ada yang Ditutupi?
PT Nafasindo Gelar Rapat Tertutup Bahas Kompensasi Limbah, DPD LSM Gakorpan Desak Aparat Hukum Bertindak
Judi Joker di Jongkong Digulung Polisi, Kapolsek & Kasat Reskrim Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:18 WIB

Transformasi Layanan 110: Polda Riau Adopsi Standar Service Excellence Halo BCA

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:07 WIB

Menyemai Kolaborasi, Bapas Palangka Raya dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Siap Mengawal KUHP Nasional di tahun 2026

Kamis, 20 November 2025 - 03:15 WIB

Transparansi Zakat ASN Ogan Ilir Disoal: Potensi Rp8 Miliar per Bulan, Pelayanan Baznas Dinilai Berbelit dan Tak Berpihak pada Rakyat Miskin

Sabtu, 15 November 2025 - 16:37 WIB

Tokoh Ultras Garuda Ajak Anggota Komunitas Ultras Aksi Damai, Tanpa Anarkis

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Jembatan Ambruk, Warga Desa Pegayo Keluhkan Akses Petani Terputus

Sabtu, 27 Des 2025 - 08:38 WIB