Apkasindo Aceh Dorong Regenerasi Petani dan Kepemimpinan Masa Depan Lewat Sawit

SUBULUSSALAM

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:10 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Di tengah denyut ekonomi pedesaan yang digerakkan oleh sektor perkebunan, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh muncul sebagai kekuatan sosial baru dalam mendorong transformasi pertanian sekaligus regenerasi kepemimpinan muda di Tanah Rencong. Tidak hanya sebagai wadah perjuangan ekonomi petani sawit, Apkasindo kini berperan sebagai jembatan edukatif antara masyarakat tani dan generasi muda Aceh.

Ketua Apkasindo Aceh, Ir. Netap Ginting, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kebun sawit sebagai ruang pembelajaran sosial yang membentuk karakter pemuda. Menurutnya, nilai-nilai kepemimpinan harus berakar dari realitas, bukan hanya teori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin sawit bukan hanya menghasilkan minyak, tapi juga melahirkan pemimpin. Pendidikan yang baik harus berakar dari tanah, dari pengalaman nyata, bukan sekadar teori. Itulah nilai yang kami tanamkan kepada mahasiswa dan masyarakat tani Aceh,” ujar Netap Ginting di Banda Aceh.

Melalui berbagai program kolaboratif, Apkasindo Aceh membuka ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh untuk belajar langsung dari lapangan. Kegiatan seperti riset produktivitas, observasi tata kelola perkebunan yang berkelanjutan, hingga studi sosial-ekonomi masyarakat tani kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam strategi pemberdayaan yang diterapkan Apkasindo bersama mitra kampus.

Bagi Netap Ginting, regenerasi petani bukanlah semata bimbingan teknis, tetapi transformasi nilai dan visi. Ia menekankan bahwa calon pemimpin Aceh masa depan harus memiliki kombinasi kompetensi, keberpihakan kepada rakyat, dan pemahaman akan realitas hidup masyarakat akar rumput.

“Petani muda harus punya ilmu, tapi juga idealisme dan semangat kepemimpinan. Dari sawit, kita belajar kerja keras, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Itulah yang akan membentuk wajah Aceh masa depan,” katanya.

Apkasindo aktif menyelenggarakan coaching clinic, seminar pertanian berkelanjutan, hingga pelatihan literasi ekonomi yang melibatkan petani dan mahasiswa. Program ini kian menunjukkan dampaknya, dengan tumbuhnya komunitas-komunitas petani muda yang berpikir visioner. Mereka tak hanya melihat sawit sebagai tanaman penghasil minyak, tetapi sebagai instrumen kemandirian bangsa.

Gerakan ini menjadi refleksi bahwa pendidikan tak selalu lahir dari ruang kelas. Di kebun sawit, di tengah lumpur dan semak belukar, tumbuh pula semangat intelektual dan kesadaran kolektif untuk membangun bangsa dari desa.

“Kami berharap, dari kebun sawit akan lahir pemimpin Aceh yang cerdas, berakhlak, dan paham penderitaan rakyat,” pungkas Ir. Netap Ginting.

Dengan semangat “Dari Sawit untuk Negeri”, Apkasindo Aceh terus menanam bukan hanya pohon, tetapi juga menumbuhkan pemahaman, kepedulian, dan harapan—membentuk generasi baru yang tumbuh dari bumi Aceh untuk masa depan bangsa. (Antoni Tinendung)

 

Berita Terkait

PT Banda Aceh Batalkan Putusan PN Singkil, Kasus Yakarim Munir Jadi Alarm Kriminalisasi
“Dibalik Kemenangan Yakarim Munir Lembong, Ada Zahrul, S.H. Sang Pengacara Handal”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Kapolres Gayo Lues Menerima Penyerahan Langsung Bantuan Kemanusiaan dari Polda Aceh Melalui Kapolres Abdya
ALAMP AKSI Aceh Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Penyimpangan Dana Umat di Baitul Mal Aceh Singkil
Aktivis LIRA Tegaskan PT HOPSON Tidak Boleh Dibiarkan, Sebab Beroperasi Tanpa Izin Sama dengan Tindakan Ilegal
Pengawasan Laut dan Intelijen Bea Cukai Aceh Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Negara
Dana Desa Jadi Lahan Basah Korupsi di Aceh: Syahbudin Padank Desak KPK Tempatkan Mata-Mata di Seluruh Desa

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 00:43 WIB

Status Lahan Belum Jelas, Rabusin Nilai Perkara Perlu Ditinjau Kembali Secara Hukum

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:31 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:48 WIB

Kapolres dan Bupati Gayo Lues Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:23 WIB

AKBP Hyrowo Wujudkan Sinergi Polri dan Masyarakat Bangun Infrastruktur Pascabencana di Putri Betung

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:43 WIB

Peduli Korban Banjir, Polres Gayo Lues Hadirkan Bantuan Sembako dan WiFi Starlink Gratis di Desa Remukut

Senin, 1 Desember 2025 - 16:14 WIB

Polres Gayo Lues Sediakan WiFi Untuk Masyarakat Yang Ingin Menghubungi Keluarga di Luar Gayo Lues

Senin, 1 Desember 2025 - 15:52 WIB

Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Desa Palok Terdampak Banjir Bandang

Senin, 1 Desember 2025 - 15:22 WIB

Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

Berita Terbaru