Subulussalam | Setelah tiga hari dinyatakan hilang, Sahpian (40), warga Kampong Siperkas, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat. Sahpian yang diketahui merupakan penyandang tuna wicara itu sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/10/2025), dan ditemukan pada Selasa siang (7/10/2025) oleh keluarganya sendiri.
Proses pencarian sempat dilakukan secara intensif oleh pihak keluarga dan warga sekitar. Sejumlah wilayah disisir, mulai dari Kuta Baharu, Singkohor, Sipola, hingga ke kawasan Rimo yang sudah masuk ke wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Kabar penemuan Sahpian dibenarkan oleh Pianti Mala, salah satu kerabat dekat yang ikut dalam proses pencarian. Ia menyebut Sahpian ditemukan tengah berkendara menggunakan sepeda motor di kawasan Simpang Gajah, wilayah yang berada di perbatasan antara Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.
“Alhamdulillah, kerabat keluarga kami yang sebelumnya dilaporkan hilang, telah ditemukan tadi siang,” ujar Pianti dengan nada lega.
Menurutnya, Sahpian ditemukan langsung oleh adik dan pamannya yang sedang menyusuri wilayah perbatasan. Mereka tak menyangka bisa bertemu Sahpian dalam perjalanan pulang dari arah Aceh Singkil menuju Kota Subulussalam.
Sebelumnya, pihak keluarga telah menginformasikan hilangnya Sahpian ke sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan instansi terkait baik dari Kota Subulussalam maupun Aceh Singkil. Kekhawatiran sempat menyelimuti keluarga karena kondisi Sahpian yang memiliki keterbatasan komunikasi.
Kini, Sahpian telah kembali ke rumahnya di Kampong Siperkas dan berkumpul kembali dengan keluarga besar. Kejadian ini menjadi pelajaran sekaligus momentum kebersamaan yang membahagiakan bagi mereka.



























