SUBULUSSALAM — Pemerintah Kota Subulussalam resmi meluncurkan Sekolah Rakyat pada Selasa (30/9/2025), sebuah program pendidikan berbasis inklusi yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sekolah ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan sekaligus menandai keberhasilan ikhtiar panjang Pemerintah Kota untuk terlibat dalam salah satu program prioritas nasional.
Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), menyatakan bahwa keberhasilan peluncuran Sekolah Rakyat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang, sejak awal digagas pada Maret 2025 silam. Ia menuturkan, langkah awalnya dimulai dengan membawa proposal ke Kementerian Sosial dan menyampaikan langsung kepada Wakil Menteri Sosial tekad Subulussalam dalam menekan angka kemiskinan melalui pendidikan yang layak.
“Saya sampaikan tekad kita, bahwa Subulussalam harus menjadi bagian dari Program Nasional Sekolah Rakyat. Kita tawarkan lahan milik Pemkot di Buluh Dori, luasnya 12 hektare, dan fasilitas yang siap dimanfaatkan,” ujar Rasyid Bancin saat menyampaikan kisah di balik proses advokasi program ini.
Perjuangan itu tidak berhenti di sana. Pada 6 Agustus 2025, ia kembali mengadakan audiensi di Jakarta untuk memastikan kesiapan Subulussalam dalam meluncurkan program tersebut. Salah satu langkah konkret yang langsung diambil adalah renovasi total Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah kota untuk dijadikan sebagai fasilitas utama sekolah. Proses ini dikebut selama kurang lebih dua bulan.
Gedung tersebut kini telah berubah wajah dengan fasilitas lengkap: asrama putra dan putri, musala, aula, laboratorium, lapangan olahraga, dapur umum, hingga rumah dinas bagi para guru. Semua ini, kata Rasyid, dipersiapkan agar sekolah tidak hanya menjadi ruang belajar, melainkan rumah harapan bagi masa depan anak-anak Subulussalam.
“Syukur alhamdulillah, hari ini perjuangan itu terbayar. Kita berdiri di depan bangunan yang akan menampung 100 anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” tutur Wali Kota dengan mata berkaca-kaca.
HRB juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Joko Widodo dan jajaran Kementerian Sosial atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Subulussalam sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis nasional ini. Ia berharap, kehadiran Sekolah Rakyat mampu memberi dampak konkret dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan berkualitas.
Sekolah Rakyat Subulussalam mulai menerima siswa gelombang pertama pada pekan depan. Pemerintah Kota menjamin seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan dasar, ditanggung sepenuhnya melalui skema kerja sama dengan pemerintah pusat dan mitra sosial lainnya.
Syahbudin Padank



























