PW GPA DKI : Mengajak Semua Elemen Menyampaikan Pesan Secara Damai, Menjauhkan Diri dari Anarkisme

SUBULUSSALAM

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:22 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 Agustus 2025 | Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah mengajak seluruh massa aksi yang memiliki semangat untuk menyuarakan pendapat dan tuntutan unjuk rasa agar melakukan aksi dengan damai, mengedepankan kedamaian, dan menghindari segala bentuk kekerasan dan anarkisme.

Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, kita memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, namun hal itu harus dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan menghormati hak orang lain. Mari kita tunjukkan bahwa kita dapat berprotes dengan cara yang penuh penghormatan terhadap sesama, serta menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Poin-Poin Penting dalam Aksi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Sampaikan Pesan dengan Damai
Mari kita sampaikan pesan-pesan kita dengan cara yang jelas, rasional, dan penuh dengan solusi. Gunakan kata-kata yang mendidik dan membawa perubahan positif, tanpa perlu merusak atau mencederai siapa pun.

2. Hindari Tindakan Anarkis
Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam perjuangan kita. Semua pihak—baik itu pengunjuk rasa, aparat keamanan, maupun masyarakat umum—harus saling menjaga dan menghormati. Aksi yang anarkis hanya akan merugikan kita semua dan merusak perjuangan yang lebih besar.

3. Kolaborasi dengan Aparat Keamanan
Kami mengajak seluruh massa aksi untuk bekerja sama dengan aparat kepolisian dan pihak keamanan. Dengan komunikasi yang baik dan saling menghargai, kita dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif dan aman bagi semua.

4. Mari kita Menjaga Keamanan dan Ketertiban sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban. Mari kita jaga agar aksi kita tetap berjalan dengan tertib, tidak merusak fasilitas umum, dan menghindari provokasi yang bisa memperburuk situasi.

5. Pesan Utama Tidak Ada Tempat untuk Kekerasan
Kami menegaskan bahwa dalam setiap bentuk perjuangan, tidak ada tempat untuk kekerasan atau tindakan anarkis. Kedamaian adalah jalan yang lebih kuat dan lebih efektif untuk mencapai tujuan bersama.

Menyebarkan pesan damai, mengajak masyarakat untuk menghindari kekerasan dan aksi anarkis.

Menunjukkan solidaritas dan kolaborasi positif antara masyarakat dan aparat.

Kami juga mengajak massa Aksi yang mencintai kedamaian untuk bersih-bersih damai depan Polda Metro Jaya dan Brimob

Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya para individu yang mencintai kedamaian dan harmoni, untuk bersama-sama melakukan aksi kolaborasi bersih-bersih di area sekitar Polda Metro Jaya dan Markas Brimob. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara dan mengaja masyarakat agar menyampiakan aspirasi dengan damai

Mari kita tunjukkan Perjuangan dengan tindakan yang mendidik dan damai, yang dimana kita sebagai orang-orang yang terdidik

Dengan semangat persatuan, mari kita terus memperjuangkan hak-hak kita, namun dengan cara yang penuh rasa hormat terhadap sesama dan menjaga ketertiban. Jangan biarkan suara kita ternoda oleh tindakan yang merugikan banyak pihak, dan meminta swmua pihak untuk tidak terprovokasi oleh kelompok yang tidak senang di kepemimpinan Presiden Prabowo Sibianto

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan
Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah

Ketua
Dedi Siregar

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq
Fahd A Rafiq : Indonesia Itu Raksasa yang Sengaja Dilumpuhkan? Rahasia Kelam di Balik Rantai Perbudakan Modern dan Tangisan di Altar Emas!
DPD LSM Tipikor Subulussalam Sorot Defisit Rp290 M, Minta Proses Hukum Transparan
Penerbangan Singkil–Medan Resmi Dibuka, Kadishub Aceh Singkil Ajak Warga Manfaatkan Jalur Udara
“Kasi Intelijen Kejari Subulussalam Tegaskan Sinergi Anti Aliran Menyimpang”
Kajari Baru Subulussalam Unjuk Taji: Komisioner Panwaslih Masuk Bui
Syahbudin Padang: Struktur Polri Saat Ini Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Perlindungan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:04 WIB

Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:31 WIB

Fahd A Rafiq : Indonesia Itu Raksasa yang Sengaja Dilumpuhkan? Rahasia Kelam di Balik Rantai Perbudakan Modern dan Tangisan di Altar Emas!

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

DPD LSM Tipikor Subulussalam Sorot Defisit Rp290 M, Minta Proses Hukum Transparan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:37 WIB

Penerbangan Singkil–Medan Resmi Dibuka, Kadishub Aceh Singkil Ajak Warga Manfaatkan Jalur Udara

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:03 WIB

“Kasi Intelijen Kejari Subulussalam Tegaskan Sinergi Anti Aliran Menyimpang”

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:45 WIB

Kajari Baru Subulussalam Unjuk Taji: Komisioner Panwaslih Masuk Bui

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:12 WIB

Syahbudin Padang: Struktur Polri Saat Ini Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Perlindungan Masyarakat

Kamis, 13 November 2025 - 01:22 WIB

Kemenko Polkam Pimpin Rakor Lintas Sektor, Jaga Keamanan Fisik dan Siber Natura 2025

Berita Terbaru