Pengembalian ID Jurnalis CNN Usai Dicabut Sepihak Jadi Ujian Awal Komitmen Istana terhadap Kebebasan Pers

SUBULUSSALAM

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 23:38 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 September 2025 – Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden mengembalikan kartu identitas (ID) liputan Istana milik Diana Valencia, jurnalis CNN Indonesia, setelah sebelumnya mencabut akses tersebut secara sepihak. Keputusan pengembalian ini dilakukan menyusul kritik luas dari kalangan jurnalis, organisasi pers, serta dorongan publik atas dugaan pembatasan kebebasan pers di lingkungan Istana.

Sebelumnya, pencabutan ID dilakukan sesaat setelah Diana mengajukan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait evaluasi program Makan Bergizi Gratis dan insiden keracunan makanan di sejumlah wilayah. Momen tersebut terjadi pada kegiatan resmi Kepala Negara di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9), dan terekam dalam sejumlah siaran langsung televisi nasional.

Pihak CNN Indonesia menyatakan keberatan atas pencabutan yang dilakukan tanpa penjelasan resmi. Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, menyebut tindakan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan tidak melalui mekanisme yang sesuai dengan prinsip kerja jurnalistik. Ia menegaskan bahwa pertanyaan yang diajukan merupakan bentuk kontrol publik dalam bingkai tugas jurnalistik dan kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mendapat desakan dari berbagai pihak, BPMI secara resmi mengembalikan ID liputan kepada Diana pada Senin (29/9) dalam pertemuan yang berlangsung di Istana. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan permohonan maaf kepada CNN Indonesia serta memastikan insiden ini akan menjadi evaluasi internal lembaga. Yusuf menegaskan bahwa ke depan, mekanisme pencabutan dan penerbitan ID liputan akan dilakukan dengan lebih transparan dan berpedomankan pada prinsip profesionalisme.

Pernyataan BPMI disambut sebagai langkah awal yang perlu diikuti dengan pembenahan prosedur. Organisasi-organisasi profesi jurnalis seperti Dewan Pers, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyampaikan keprihatinan atas insiden ini. Ketiganya menilai pencabutan akses peliputan tanpa alasan sah sebagai preseden buruk terhadap kebebasan pers dan semangat demokrasi. Dewan Pers menekankan bahwa kerja jurnalis tidak boleh dibatasi hanya karena substansi atau waktu pertanyaan yang dianggap tidak sesuai narasi agenda resmi negara.

Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menilai langkah BPMI mengembalikan ID layak diapresiasi, namun tetap perlu menjadi refleksi menyeluruh agar tidak terjadi kembali. IJTI mendorong dibukanya ruang komunikasi yang lebih sehat antara pemerintah dan media. Sikap senada disampaikan CEO Promedia, Agus Sulistriyono, yang mengingatkan bahwa reaksi berlebihan terhadap pertanyaan wartawan dapat memberi kesan negatif terhadap komitmen Presiden dalam menjaga keterbukaan informasi.

Diana Valencia sendiri belum mengeluarkan pernyataan pribadi terkait peristiwa ini. Pihak CNN Indonesia memilih mengedepankan respons institusional dan menegaskan akan terus mendukung jurnalisnya bekerja profesional serta menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa rasa takut atau tekanan.

Peristiwa ini menjadi ujian awal bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan komitmen terhadap kebebasan pers seperti yang dijamin dalam konstitusi. Meskipun ID telah dikembalikan, tekanan publik tetap mengarah pada perlunya jalur komunikasi yang lebih akuntabel dan tertata antara pemerintah dan media.

Langkah permintaan maaf dan pengembalian ID merupakan sinyal positif, namun tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran tentang potensi pembungkaman. Evaluasi siklus kerja pers di lingkungan Istana dinilai penting, tidak hanya demi wartawan, tetapi juga demi menjaga marwah demokrasi Indonesia yang sehat dan terbuka.

Redaksi : Syahbudin Padank 

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq
Fahd A Rafiq : Indonesia Itu Raksasa yang Sengaja Dilumpuhkan? Rahasia Kelam di Balik Rantai Perbudakan Modern dan Tangisan di Altar Emas!
DPD LSM Tipikor Subulussalam Sorot Defisit Rp290 M, Minta Proses Hukum Transparan
Penerbangan Singkil–Medan Resmi Dibuka, Kadishub Aceh Singkil Ajak Warga Manfaatkan Jalur Udara
“Kasi Intelijen Kejari Subulussalam Tegaskan Sinergi Anti Aliran Menyimpang”
Kajari Baru Subulussalam Unjuk Taji: Komisioner Panwaslih Masuk Bui
Syahbudin Padang: Struktur Polri Saat Ini Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Perlindungan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:37 WIB

Dialog Santai dan Silaturahmi Warnai Buka Puasa Bersama Polres Gayo Lues dengan Insan Pers

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:31 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:48 WIB

Kapolres dan Bupati Gayo Lues Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:23 WIB

AKBP Hyrowo Wujudkan Sinergi Polri dan Masyarakat Bangun Infrastruktur Pascabencana di Putri Betung

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:43 WIB

Peduli Korban Banjir, Polres Gayo Lues Hadirkan Bantuan Sembako dan WiFi Starlink Gratis di Desa Remukut

Senin, 1 Desember 2025 - 16:14 WIB

Polres Gayo Lues Sediakan WiFi Untuk Masyarakat Yang Ingin Menghubungi Keluarga di Luar Gayo Lues

Senin, 1 Desember 2025 - 15:52 WIB

Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Desa Palok Terdampak Banjir Bandang

Senin, 1 Desember 2025 - 15:22 WIB

Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

Berita Terbaru