Subulussalam | Ratusan warga memadati kediaman mantan Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE, di Jalan PU Lama, Desa Subulussalam, Kamis (2/10/2025) malam, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M. Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat itu tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menegaskan kedekatan sosok H. Affan dengan masyarakat—meski dirinya kini tak lagi menjabat dalam pemerintahan.
Sejak sore hari, warga dari berbagai penjuru mulai berdatangan. Panitia acara tampak sigap mengarahkan tamu-tamu yang hadir agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. H. Affan dan istri, Hj. Mariani Harahap, menyambut para tamu secara langsung dengan penuh kehangatan, menunjukkan sikap kepemimpinan yang merakyat dan terbuka sebagaimana yang dikenal masyarakat selama ini.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRK Subulussalam, Ade Padly Paranata Bintang, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kerabat dekat. Keseluruhan acara berlangsung dalam nuansa religius yang menyentuh, dimulai dengan pembacaan wirid Yasin secara berjamaah, dan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ust. Armansyah Batubara, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, Ust. Armansyah menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks membangun masyarakat yang jujur, adil, dan penuh kasih sayang.
Peringatan Maulid Nabi di kediaman H. Affan juga diwarnai kegiatan sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim dan lansia. Gestur ini diyakini sebagai bentuk nyata komitmen sosial keluarga besar H. Affan terhadap masyarakat sekitar, nilai yang telah ia tunjukkan baik saat menjabat maupun setelahnya. Di hadapan para tamu, H. Affan mengajak masyarakat untuk menjadikan Maulid sebagai momen muhasabah, memperbaiki diri, dan terus mempererat semangat kebersamaan. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan Rasulullah SAW adalah cerminan sempurna dari kepemimpinan yang berlandaskan kasih sayang dan kejujuran.
Bagi masyarakat Subulussalam, sosok H. Affan bukan hanya dikenal karena jasa-jasanya selama menjadi wali kota, tetapi juga karena kehadirannya yang tak pernah pudar dalam kehidupan sosial keagamaan warga. “Bukan lagi soal jabatan, tetapi soal ketulusan. Beliau selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan,” ujar Irwansyah (53), seorang warga yang turut hadir malam itu.
Peringatan Maulid Nabi ini menjadi semacam refleksi atas hubungan erat antara pemimpin dan masyarakat, terlihat dari antusiasme warga yang hadir dalam suasana hangat tanpa sekat. Kediaman H. Affan malam itu menjadi saksi atas kebersamaan yang tumbuh dari rasa hormat dan kasih antarsesama.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, acara yang digelar dengan sederhana namun penuh makna ini memberikan pesan kuat bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang tetap hadir, memberi teladan, dan membaur bersama rakyat, tak peduli apakah mereka sedang memegang kekuasaan atau tidak.
Maulid kali ini pun menjadi salah satu agenda keagamaan yang paling berkesan sepanjang tahun, bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi karena kekuatan nilai yang terpancar dari keteladanan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan.
Redaksi: Syahbudin Padank



























