Subulussalam|Subulussalamnews.id.Masyarakat Desa Pegayo, Kota Subulussalam, mengeluhkan kondisi jembatan penghubung yang ambruk akibat bencana alam. Jembatan tersebut merupakan akses utama bagi para petani untuk menuju lahan pertanian dan aktivitas sehari-hari warga.
Ambruknya jembatan ini membuat warga tidak dapat melintas dengan aman. Sejumlah petani terpaksa menunda aktivitas karena tidak ada jalur alternatif lain. Kondisi ini menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat jembatan tersebut sangat vital bagi perekonomian warga desa.
Menurut warga, kerusakan jembatan sudah terjadi beberapa waktu lalu dan semakin parah setelah diterpa bencana. Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan agar aktivitas warga dapat kembali normal.
“Jembatan ini satu-satunya akses kami ke kebun. Kalau tidak segera diperbaiki, kami sangat dirugikan,” keluh salah satu warga Desa Pegayo.

Masyarakat Desa Pegayo meminta pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk mencari solusi dan melakukan pembangunan kembali jembatan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
[Mr Padank]




























