SUBULUSSALAM — Guna memastikan penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran, Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri, Polres Subulussalam, Brigadir Yocky Oktaviandi, turut mendampingi masyarakat dalam proses distribusi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kantor Desa Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Jumat (31/10/2025).
Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat ini menjadi bagian dari upaya pengawasan partisipatif agar pelaksanaan kegiatan tidak hanya berjalan lancar dan aman, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip transparansi serta keadilan bagi seluruh penerima manfaat. Brigadir Yocky juga tampak aktif memberikan imbauan kepada warga agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.
Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, melalui Kapolsek Simpang Kiri, AKP Evizarrianto, menegaskan bahwa pendampingan aparat kepolisian dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk pengabdian Polri dalam menjamin rasa aman dan kepercayaan publik.
“Kami ingin memastikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa ini berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala. Masyarakat yang menerima bantuan juga merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung dari petugas di lapangan,” ujar AKP Evizarrianto.
Adapun bantuan yang disalurkan merupakan tahap ketiga untuk periode Agustus hingga Oktober 2025, dengan jumlah bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, atau total Rp900.000 per warga penerima. Sebanyak 41 orang tercatat sebagai penerima manfaat dalam penyaluran kali ini, yang dilakukan secara langsung dengan tetap menjaga kelengkapan administrasi serta protokol tata kelola dana desa.
Pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas juga mengingatkan bahwa bantuan ini adalah bentuk perhatian negara dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di desa-desa. Oleh karena itu, dana yang diterima diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin, serta tidak disalahgunakan untuk keperluan yang tidak mendesak.
Kegiatan penyaluran ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan antusiasme warga yang tinggi serta kerjasama dari seluruh perangkat desa. Pendekatan yang humanis dari kepolisian turut memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus menjadi cerminan hadirnya negara dalam merespon kebutuhan warga di lapisan paling bawah.
(Sahbudin Padank)



























