Subulussalam — Di tengah tekanan inflasi yang berimbas langsung pada daya beli masyarakat, DPD II Partai Golkar Kota Subulussalam mengambil langkah konkret untuk menghadirkan solusi melalui kegiatan pasar murah sembako. Berlangsung di halaman kantor Partai Golkar Jalan Syeh Hamzah Fansyuri, pasar murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian partai terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin terdampak oleh kenaikan harga bahan pokok.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD II Partai Golkar Kota Subulussalam, Fajre Munthe, didampingi fungsionaris partai serta para anggota DPRK Subulussalam dari Fraksi Golkar, yakni Wandi dan T. Raypa Adriant Sastra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Simpang Kiri, Hasbullah, S.KM., M.KM. dari Dapil III Rundeng dan Longkib serta Wakil Ketua DPRK H. Mukmin Pardosi dari Dapil IV Sultan Daulat.
Ketua DPD II Fajre Munthe dalam sambutannya menyampaikan bahwa partai politik hari ini dituntut untuk lebih dari sekadar menjalankan fungsi elektoral. Kepekaan terhadap kondisi masyarakat menjadi indikator utama keberpihakan partai di tengah situasi ekonomi yang menantang.
“Partai Golkar tidak boleh hanya hadir di masa pemilu, tapi harus menjadi bagian dari solusi keseharian rakyat. Saat masyarakat menjerit karena harga sembako naik, di situlah kita diuji — apakah peka dan hadir membantu atau hanya diam,” ujar Fajre.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen partai dalam menghadirkan kebijakan yang bersifat langsung dan berkorelasi dengan kebutuhan dasar masyarakat. Lebih dari sekadar agenda bantuan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kerja-kerja politik harus memiliki dampak sosial nyata.
Anggota DPRK Subulussalam dari Fraksi Golkar, Hasbullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemantik bagi struktur partai di tingkat kecamatan dan gampong untuk menginisiasi kegiatan serupa. Ia menilai bahwa tanggung jawab sosial partai tidak bisa hanya dipusatkan di kota.
“Mudah-mudahan kegiatan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat kita. Saya berharap seluruh pengurus kecamatan dan PK Golkar juga menggelar kegiatan serupa di wilayah masing-masing, termasuk bakti sosial di rumah-rumah ibadah — pengecatan dan pembersihannya,” kata Hasbullah.
Sementara itu, H. Mukmin Pardosi — selaku Wakil Ketua DPRK sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan — menilai bahwa pasar murah ini adalah bentuk konkret dari fungsi sosial partai. Ia menegaskan bahwa keberpihakan terhadap rakyat tidak semata-mata diwujudkan melalui kebijakan di legislatif, tapi juga melalui tindakan langsung di lapangan.
“Langkah Golkar Subulussalam ini menjadi contoh konkret bagaimana partai politik dan wakil rakyat dapat menjalankan fungsi sosialnya — tidak hanya melalui kebijakan di parlemen, tetapi juga lewat tindakan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar H. Mukmin.
Dalam pasar murah ini, panitia menyediakan sebanyak 300 paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng dengan harga yang disubsidi untuk meringankan beban masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean sejak pagi hari yang menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.
Dari kegiatan ini, masyarakat berharap agar praktik politik dapat kembali pada jalur yang berpihak kepada rakyat — politik yang hadir untuk memberi, bukan sekadar mencari suara. Melalui aksi sosial seperti pasar murah dan bakti kepada rumah ibadah, Golkar Subulussalam mengedepankan wajah politik yang humanis, kontekstual, dan membumi dengan cita-cita pengabdian.
Partai Golkar Kota Subulussalam menegaskan bahwa inisiatif serupa akan terus digulirkan sebagai bentuk kebersamaan dan tanggung jawab sosial demi membangun simpul kepercayaan antara rakyat dan wakilnya.
Antoni Tinendung



























