Subulussalam| Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Desa Lae Raso Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Sabtu (4/10/2025) sore. Si jago merah menghanguskan empat unit rumah warga dan satu mobil, menyebabkan 13 warga kehilangan tempat tinggal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Informasi kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 15.30 WIB. Dua armada dari Pos Damkar Simpang Kiri dan Pos Sultan Daulat langsung diterjunkan ke lokasi, lengkap dengan 14 personel.
“Kami telah menurunkan dua unit armada dan total 14 personel ke TKP. Waktu pemadaman sekitar 45 menit, dan tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kabid Kesiapsiagaan dan Pemadaman Kebakaran BPBD Kota Subulussalam, Madin Cibro, Selasa (7/10/2025).
Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 15.20 WIB dan berhasil dikendalikan pukul 16.35 WIB. Namun dalam waktu singkat, api sudah telanjur merembet dan meluluhlantakkan tiga rumah hingga rusak berat.
Adapun rumah yang terdampak adalah milik Matondang (dua pintu) dihuni empat jiwa, Anto (empat jiwa), dan Sampang (lima jiwa). Selain rumah, satu unit mobil Avanza milik Matondang juga ikut hangus terbakar. Satu rumah lainnya milik Darmawati mengalami rusak sedang.
“Tiga rumah dari tiga kepala keluarga dan satu mobil hangus terbakar. Total ada 13 jiwa yang terdampak langsung akibat kehilangan tempat tinggal,” lanjut Madin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Subulussalam, Nasir Kombih, turun langsung ke lokasi kebakaran pada Minggu (5/10/2025) untuk meninjau kondisi warga yang terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Nasir berdialog dengan warga, memberikan dukungan moril, sekaligus menyerahkan bantuan masa panik secara langsung. Bantuan mencakup bahan pokok, perlengkapan dapur, pakaian, dan tenda darurat bagi keluarga yang rumahnya hangus terbakar.
“Pemerintah Kota Subulussalam turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan kita doakan para korban tetap tabah menghadapi ujian ini,” ujar Nasir.
BPBD Kota Subulussalam juga memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap para korban dan melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi. Langkah lanjutan berupa bantuan tahap berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan akan potensi bahaya api di lingkungan tempat tinggal. Pemkot Subulussalam mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak lalai terhadap sumber api di rumah masing-masing.



























