Pemko Subulussalam Minta PT Laot Bangko Hentikan Sementara Pembuatan Parit Gajah

SUBULUSSALAM

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 01:20 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam — Pemerintah Kota Subulussalam mengambil langkah tegas untuk mencegah potensi konflik agraria antara perusahaan dan masyarakat. Melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan), Pemko resmi meminta PT Laot Bangko untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas pembuatan parit gajah di area perkebunan kelapa sawit milik perusahaan tersebut.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 525/470/2025 yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Kepala Distanbunkan, Sarkani, dan dikirimkan pada 30 September 2025. Surat ini dikeluarkan menyusul laporan dari masyarakat sekitar yang mengeluhkan aktivitas pembuatan parit gajah di kawasan tersebut karena dianggap memicu ketegangan terkait batas lahan.

Kepala Distanbunkan, Sarkani, membenarkan penerbitan surat tersebut saat dikonfirmasi Kamis (2/10/2025). Ia menyebutkan bahwa permintaan penghentian sementara ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Subulussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah menyurati PT Laot Bangko untuk menghentikan sementara pembuatan parit gajah, kapan batas waktunya kita belum tahu,” ujar Sarkani. Ia menambahkan, langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah konflik yang berkepanjangan antara perusahaan dan masyarakat.

Dalam surat tersebut, Pemko Subulussalam menegaskan bahwa penghentian aktivitas akan berlaku hingga adanya proses pengukuran ulang lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Aceh dan terbitnya keputusan resmi dari pemerintah.

Sarkani memastikan bahwa surat resmi tersebut telah dikirim dan diterima langsung oleh pihak perusahaan. Ia berharap PT Laot Bangko mematuhi isi surat tersebut demi menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati proses penyelesaian konflik secara administratif.

Pemko Subulussalam berkomitmen untuk menengahi persoalan agraria dengan mengedepankan kepentingan publik dan keadilan, sekaligus mendorong seluruh pihak menahan diri sembari menunggu proses klarifikasi yang tengah berlangsung bersama BPN dan instansi terkait lainnya.

Syahbudin Padank

Berita Terkait

DPD LSM Tipikor Subulussalam Sorot Defisit Rp290 M, Minta Proses Hukum Transparan
Penerbangan Singkil–Medan Resmi Dibuka, Kadishub Aceh Singkil Ajak Warga Manfaatkan Jalur Udara
“Kasi Intelijen Kejari Subulussalam Tegaskan Sinergi Anti Aliran Menyimpang”
Kajari Baru Subulussalam Unjuk Taji: Komisioner Panwaslih Masuk Bui
Syahbudin Padang: Struktur Polri Saat Ini Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Perlindungan Masyarakat
Kapolda Aceh Turun Langsung Bantu Warga Subulussalam, Salurkan Bantuan dan Bersihkan Masjid Pasca Banjir
MoU Dewan Pers–Komnas HAM: Benteng Baru Perlindungan Jurnalis Indonesia
Dugaan Pelanggaran Etik Jurnalistik, Oknum Wartawan RM Disorot Dewan Pers

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:37 WIB

Dialog Santai dan Silaturahmi Warnai Buka Puasa Bersama Polres Gayo Lues dengan Insan Pers

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:31 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:48 WIB

Kapolres dan Bupati Gayo Lues Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:23 WIB

AKBP Hyrowo Wujudkan Sinergi Polri dan Masyarakat Bangun Infrastruktur Pascabencana di Putri Betung

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:43 WIB

Peduli Korban Banjir, Polres Gayo Lues Hadirkan Bantuan Sembako dan WiFi Starlink Gratis di Desa Remukut

Senin, 1 Desember 2025 - 16:14 WIB

Polres Gayo Lues Sediakan WiFi Untuk Masyarakat Yang Ingin Menghubungi Keluarga di Luar Gayo Lues

Senin, 1 Desember 2025 - 15:52 WIB

Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Desa Palok Terdampak Banjir Bandang

Senin, 1 Desember 2025 - 15:22 WIB

Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

Berita Terbaru